Senin, 16 November 2009

Riset Operasional [NWC]


RISET-OPERASIONAL


PT Gunadarma mempunyai 4 pabrik. Hasil produksinya didistribusikan ke-4 daerah di Jabodetabek, yaitu Depok, Salemba, dan Kalimalang. Dengan jumlah permintaan tiap-tiap daerah yaitu 40, 25, dan 30. Dimana kapasitas masing-masing pabrik adalah 50 untuk Pabrik A, 25 untuk Pabrik B dan Pabrik C 25.

Biaya Transportasi per unit :

Tentukan biaya transportasinya, dengan menggunakan metode

  • NWC [Download file]
  • LC [Download file]
  • VAM [Download file]
  • RAM [Download file]
  • Stepping Stone [Download file]
  • MODI [Download file]

Penyelasaian :

Kita buat tabel transportasinya

Pada tabel diatas, ada penambahan kolom baru, yaitu Dummy, dummy digunakan apabila jumlah supply tidak sama dengan jumlah demand. Jumlah supply pabrik A B dan C apabila di totalkan adalah sebesar 100, Sedangkan demand totalnya adalah sebesar 95. Untuk itu ditambahkan dummy sejumlah selisih antara supply dengan demand yaitu 5. Berarti, dummy disini hanya berfungsi sebagai penyeimbang antara supply dan demand. Tidak ada biaya didalam dummy, karena sebenarnya perusahaan tidak pernah mengalokasikan atau mendistribusikan produknya ke dummy, maka dari itu biaya pada dummy selalu 0. Sekali lagi, fungsi dummy hanya sebagai penyeimbang antara supply dan demand

Jika seandainya jumlah supply = jumlah demand maka dummy tidak dipakai. Sebagai ilustrasi, anggap saja demand kota Depok sebesar 45, Salemba 25 dan Kalimalang 30, totalnya adalah 100. sekarang jumlah supply = jumlah demand, tabelnya akan tampak sabagai berikut :

Metode NWC

Sesuai namanya, North West Corner, penyelesaian akan selalu dimulai dari pojok kiri atas. Untuk lebih jelasnya, perhatikan penyelasain berikut ini

Langkah pertama, penuhi permintaan kota Depok [40] dengan Kapasitas Pabrik A [50] (berarti Pabrik A masih sisa 10)



Permintaan kota depok telah terpenuhi, maka dari itu kota depok kita arsir sebagi penanda bahwa kota depok tidak akan dimasukkan kedalam perhitungan selanjutnya.

Lanjutkan dengan memenuhi permintaan kota Salemba [25], ambil sisa kapasitas Pabrik A [10]

kemudian kekurangannya dipenuhi dari Pabrik B [15], dan Pabrik B masih ada sisa sebesar [10] (25-15). Perhatikan tabel dibawah ini

Selanjutnya adalah kota Kalimalang, penuhi dengan sisa kapasitas Pabrik B [10]

Kekurangannya diambil dari Pabrik C [20], sehingga kapasitas Pabrik C sekarang adalah [5] (20-25)

Nah, sekarang permintaan semua kota telah terpenuhi, namun Pabrik C masih sisa [5], alokasikan ke dummy

Langkah terakhir, hitung biaya transportasi,

(40*12) + (10*8) + (15*4) + (10*7) + (20*10) + (5*0) = 890






















20 komentar:

  1. Balasan
    1. senang bisa membantu...
      terimakasih sudah mampir

      Hapus
  2. sangat membantu kebetulan lagi ada tugas,,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. senang bisa membantu...
      terimakasih sudah mampir

      Hapus
  3. itu biaya minimum apa maximum gan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    2. maaf gan, ne blog lama
      ane lupa password'a. jadi ane komen lewat account google yg lain.

      oke, ne metode NWC : penyelesaiannya tanpa melihat min or max.
      jadi dimulai dari pojok kiri atas, trus penuhin semua permintaannya sampe kebawah sesuai dengan sumber daya (supply) yang ada
      contoh diatas udah ane desain setp by step gan.
      mudah2an membantu
      thanx udah mampir

      Hapus
  4. maaf gan sebelumnya.. itu 3 pabrik dan 3 pemasaran gan, bukan 4. saya sempet bingung 15 detik, eh habis liat tabelnya jadi sadar kalo yg bermasalah soalnya.
    hehehe sepele sih gan tapi penting juga lho. sekian thanks :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. apaan sih wkwkwkw..... itu sengaja di tambahkan dummy atau asumsi aja. bisa aja di ganti kata dummy dengan pemasaran atau kota tujuan lain..... di sini bukan mencari angka biaya yang paling kecil tapi.. mau belajar metode nwc.. ngapain lo bahas vam ?? sok bgt pinter. ya memang ada metode lain seperti vam dll.. TAPI GUA MUAK LIAT ORANG SOK PINTER.. PAKE DI TULIS BINGUNG 15 DETIK.. INGET MASIH ADA YG LEBIH PINTER DARI LO........!!!!

      Hapus
  5. Saya juga mau nambahin sekali lagi ya gan, kalo pakai metode NWC hasilnya 890, dan ketika menggunakan metode VAM hasilnya 550, dengan demikian dapat disimpulkan metode VAM terbukti lebih optimal daripada metode NWC bahkan saya berani jamin VAM itu yang paling optimal dari semua metode yg ada gan. hehe maaf cuman sharing gan. terimakasih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. share Metode VAM ny dong,,
      mw bandingin dengan yg MODI jg

      Hapus
  6. makasih gan.. terus berbagi ilmu.. acuhkan kata sinis yang datang.. makin tinggi gunung makin kencang anginya :)

    BalasHapus
  7. Untuk metode LC,VAM sama RAM gan???

    BalasHapus
  8. itu contoh nya bisa ga yng lebih susah mas tugas saya susah susah banget ini :(

    BalasHapus
  9. Gan sesmisal jalur kota nya lebih banyak dari pabrik abc apa sama pake metode NWC

    BalasHapus
  10. Ilmu Jariyah, sangat amat membantu, thanks yaa

    BalasHapus
  11. Untuk steping ston sama modi blm ada gan?

    BalasHapus